Pelatih Persijap Jepara Raja Isa diperingatkan oleh manajamen lantaran tim yang diasuhnya kian terpuruk di dasar klasemen Grup 4 Indonesia Super League (ISL) 2014.
Sempat berada di peringkat ke sembilan atau tiga dari bawah, kini satu-satunya tim di Jateng yang berlaga di kasta tertinggi sepakbola di Tanah Air itu menjadi juru kunci di bawah Persik Kediri.

Macan Putih bisa merangsek naik satu peringkat menggeser Persijap setelah mengalahkan Macan Kemayoran 2 : 1 dengan meraih poin 5 . Adapun Persijap hanya mengoleksi poin 4, hasil dari satu kali menang, satu kali seri, dan 6 kali kalah.
Pada dua sisa pertandingan paruh putaran pertama, Evaldo Silva dkk dituntut bisa mendulang poin maksimal. Pada Kamis (24/4) besok Mahesa Jenar ditantang Barito Putra dan 4 Mei mendatang akan bentrok dengan Persita Tangerang di Stadion Singaperbangsa Karawang. Manajemen pun memberi ultimatum kepada Raja Isa agar bisa memenangkan pertandingan karena jika tidak segera bangkit terancam degradasi.

M Said Basalamah, Direktur Utama PT Jepara Raya Multitama, perusahaan pengelola Persijap Jepara mengaku sudah memberikan peringatan kepada Raja Isa agar dalam dua laga paruh putaran pertama bisa membawa pulang poin. "Target kita sebenarnya dapat poin 4. Tapi ultimatum kita minimal 3 poin," tandasnya, kemarin.
Jika pengurus menargetkan 3 poin, berarti salah satu dari dua pertandingan itu harus dimenangkan Persijap Jepara. Namun jika tidak bisa membawa hasil maksimal, Basalamah berjanji akan melakukan evaluasi tim.

"Evaluasi ini hal yang wajar dilakukan semua tim usai pertandingan baik menang atau kalah. Jika tidak sesuai dengan harapan, Raja akan saya beri kesempatan untuk menyampaikan pandangannya apa karena materi pemain atau masalah lainnya," jelasnya.

Menurut Basalamah, tidak ada yang mustahil dalam sepak bola. Tuan rumah belum tentu bisa memenangkan pertandingan. Seperti yang pernah dialami Barito Putra, juga tumbang di kandang sendiri oleh Persija Jakarta dan Persib Bandung. "Home tidak menjamin 100 %, masih open," katanya optimistis.

Persijap diperkirakan tidak akan mudah mencuri poin dari Barito. Pasalnya dari materi pemain sendiri Laskar Antasari dihuni oleh pemain lebih mentereng seperti Yosua Pahabol striker timnas U-21 dan Yongki Aribowo. Kemudian dibenteng pertahanan ada Abanda Herman eks Persib Bandung. Adapun Persijap masih mengandalkan para pemain musim lalu seperti striker lokal Noor Hadi dan center back Evaldo Silva. Pada gelandang Boy Jati Asmara, Cucu Hidayat dan Ahmad Noviandani.
Share To:

Banaspati

Media informasi mengenai BANASPATI dan berita seputar PERSIJAP Jepara. Serta update terbaru mengenai sepak bola Indonesia.

Post A Comment:

0 comments so far,add yours